EFEKTIVITAS DUAL-TASK TRAINING MOTORIK-KOGNITIF DALAM MENURUNKAN RESIKO JATUH PADA LANSIA DI POLIKLINIK RSI IBNU SINA PADANG TAHUN 2023

Authors

  • Elvira Failia
  • Aida Andriani
  • Nentien Destri
  • Mairinal Avis Avis ITB HAJI AGUS SALIM BUKITTINGGI

Keywords:

Dual Task Training, Risiko Jatuh, Lansia, Dual Task Training, Risiko Jatuh, Lansia

Abstract

Proses fisiologis dalam penuaan membuat individu memiliki risiko untuk jatuh menjadi lebih besar. Mengingat banyaknya kasus gangguan neurologis lansia menyebabkan risiko jatuh, penanganan utama sering dilakukan dengan latihan dual-task training. Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Dual Task Training terhadap Risiko Jatuh pada Lansia. Jenis penelitian ini quasy eksperimen dengan rancangan 2 grup pretest dan post test di Poliklinik RSI Ibnu Sina Padang tahun 2023 selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu, Sampel 36 orang terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan control dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan pada Lansia dengan risiko jatuh dengan Dual Task Training sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dengan Uji T-Test. Rata-rata risiko jatuh pada 18 responden sebelum pemberian dual task training intervensi 10,5 standar deviasi 1,425, sesudah intervensi 22.39 standar deviasi 1,378, uji T-Test dengan nilai p-value = 0,0000. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara dual task training dalam menurunkan risiko jatuh sebelum dan sesudah perlakuan. Disarankan agar penelitian ini diterapkan petugas di Poliklinik sebagai upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia.

Downloads

Published

30-12-2023