HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DAN BBLR DENGAN PENYAKIT ISPA PADA BAYI (7-12 BULAN) DI PUSKESMAS ANDALAS PADANG

Authors

  • Rina Julianti Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Fitra Ermila Basri Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Arpina Fajarnita Poltekkes Kemenkes Aceh

Keywords:

Antenatal care, ASI eksklusif, BBLR dan penyakit ISPA

Abstract

Penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) menempati urutan pertama penyakit yang diderita oleh bayi di Indonesia dengan prevalensi 25,5 sedangkan di Sumatera Barat 25,7%. Puskesmas Andalas adalah Puskesmas Andalas adalah Puskesmas dengan ISPA terbanyak pada bayi, yaitu 564 (9,8%). Faktor yang menyebabkan ISPA meliputi: faktor lingkungan, faktor individu anak (umur, berat badan lahir, status gizi, status imunisasi, vitamin A, ASI Eksklusif) dan faktor perilaku. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan ASI Eksklusif dan Berat Badan Rendah Lahir (BBLR) dengan Penyakit ISPA pada Bayi di Puskesmas Andalas Padang. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 7-12 bulan berkunjung ke Puskesmas Andalas yaitu sebanyak 311 orang Sampel dalam penelitian ini sebanyak 76 orang. Dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Teknik analisa data dilakukan secara univariat yaitu tabel distribusi frekueni dan bivariat yaitu uji chi square. Hasil penelitian ditemukan 77,6% bayi menderita penyakit ISPA, 59,2% bayi tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan 22,4% bayi dengan BBLR. Setelah dilakukan uji statistik didapatkan ada hubungan ASI Eksklusif dengan penyakit ISPA dan ada hubungan BBLR dengan penyakit ISPA. Diharapkan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Andalas agar lebih meningkatkan penyuluhan mengenai ISPA, ASI Eksklusif dan meningkatkan kualitas Antenatal Care (ANC).

Downloads

Published

30-12-2023