HUBUNGAN PERILAKU IBU DALAM PENERAPAN PHBS DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 0–59 BULAN DI KELURAHAN MATA AIR KOTAPADANG

Authors

  • Ranti Zulmi Iqwada Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat
  • Meta Rikandi Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat
  • Nurhaida Aida Politeknik 'Aisyiyah Sumatra barat

Abstract

Stunting adalah masalah gizi yang dialami anak – anak di dunia saat ini dikarenakan kekurangan asupan gizi kronis terutama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang merupakan masa kritis (Kementerian Kesehatan, 2016). Angka kejadian stunting pada balita di Kelurahan Mata Air pada bulan Januari yaitu sebanyak 84 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dalam penerapan PHBS dengan kejadian stunting pada anak usia 0-59 bulan di Kelurahan Mata Air Kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Quota sampling pada 30 responden di Kelurahan Mata Air. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penelitian mulai dari tanggal 19 Juli sampai 21 Juli 2023.  Hasil penelitian pada perilaku ibu dalam penerapan PHBS dengan kejadian stunting kategori kurang baik (56,7%), kejadian stunting pada anak usia 0-59 bulan kategori normal (63,3%). Pada analisa statistic crosstab yang didapatkan yaitu ada hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dalam penerapan phbs dengan kejadian stunting pada anak usia 0-59 bulan dengan p-value = 0,007 (p-value<0,05) sehingga Ha diterima. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar memberikan informasi pentingnya PHBS kepada masyarakat terutama ibu sebagai langkah awal pencegahan stunting.

 

Kata Kunci: Perilaku ibu tentang PHBS, kejadian stunting

 

Downloads

Published

30-12-2023