POTENSI MANISAN KERING KULIT TERUNG BELANDA (Solanum betaceum Cav.) SEBAGAI KUDAPAN SEHAT HARIAN

Authors

  • Asmeri Lamona

Abstract

Kulit terung belanda merupakan limbah organik dari buah terung belanda yang memiliki kandungan gizi cukup tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kulit terung belanda mengandung beberapa jenis antioksidan yaitu fenol, flavonoid dan antosianin yang mampu menangkap zat radikal atau radikal bebas. Pengolahan kulit terung belanda menjadi manisan kering dapat meningkatkan nilai ekonomi dan pemanfaatannya. Penambahan gula pada pembuatan manisan dapat menjaga keseimbangan keluar masuknya air dari dan ke bahan sehingga tekstur tetap bagus dan juga untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi aktivitas antioksidan pada manisan kering yang dihasilkan serta karakteristik organoleptik produk manisan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 taraf dengan 3 ulangan. Faktor 1; penambahan gula pasir : 30%, 40%, 50% dan faktor 2; lama pengeringan : 8 jam, 10 jam dan 12 jam. Perlakuan terbaik dari manisan kering yang dihasilkan adalah dari penambahan gula pasir 40% dan lama pengeringan 12 jam (G1L3) menghasilkan manisan kering yang dengan sifat kimia yaitu kadar air rendah, yaitu 7,78% dan aktivitas antioksidan paling tinggi, yaitu 45,75% dengan hasil uji organoleptik rasa 3,80 (suka), tekstur 3,78 (suka), warna 3,73 (suka) dan aroma 4,00 (suka).

Downloads

Published

30-12-2023